Sabang, 12 Juli 2026 – Menyambut hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 yang dimulai pada Senin, 13 Juli 2026, Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, mengimbau para ayah atau wali ayah di Kota Sabang untuk mengantar anak ke sekolah sebagai bentuk keterlibatan aktif keluarga dalam mendukung pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Sabang Nomor 400.13/1911 tentang Himbauan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, sekaligus mendukung program Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Menurut Zulkifli H. Adam, kehadiran seorang ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna penting bagi anak. Selain memberikan dukungan emosional, kehadiran ayah juga menjadi wujud perhatian dan dukungan nyata terhadap proses pendidikan sejak dini.

“Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Kehadiran ayah saat mengantar anak di hari pertama sekolah merupakan bentuk perhatian, kasih sayang, sekaligus motivasi yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar anak,” ujar Zulkifli, Minggu (12/7).

Untuk mendukung gerakan tersebut, Wali Kota Sabang juga menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sabang agar memberikan fleksibilitas waktu atau dispensasi jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus sebagai ayah atau wali ayah dan memiliki anak usia sekolah, sehingga dapat mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah.

Selain itu, kepala satuan pendidikan di Kota Sabang diimbau menyambut kehadiran para ayah atau wali ayah dengan terbuka serta menjadikan momen tersebut sebagai sarana memperkuat kemitraan antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.

Zulkifli berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah dapat menjadi budaya positif di Kota Sabang dan semakin mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan serta pendidikan anak.

“Saya mengajak seluruh ayah di Kota Sabang untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya pada hari pertama sekolah. Langkah sederhana ini memiliki makna besar bagi tumbuh kembang anak dan menjadi wujud nyata bahwa pendidikan terbaik dimulai dari keluarga,” tutupnya.

(Mj Eric Karno)