PIDIE – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius jajaran Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie. Tak ingin kecolongan, personel Koramil 16/Tangse yang dipimpin Serka Murtala turun langsung melakukan patroli pencegahan di Desa Krueng Meuriam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi munculnya titik api, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Sejumlah lokasi yang dinilai rawan dipantau untuk memastikan tidak ada aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Tak hanya melakukan pemantauan, personel Koramil juga menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena bara kecil sekalipun dapat menjadi pemicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

Serka Murtala mengatakan, Karhutla bukan persoalan yang bisa ditangani aparat sendirian. Dibutuhkan kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk mencegah kebakaran sejak dari sumbernya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api bisa dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan,”

Menurutnya, patroli akan terus dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus memastikan kondisi wilayah Kecamatan Tangse tetap aman dari ancaman Karhutla.

Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan potensi kebakaran sejak dini. Koramil 16/Tangse juga mengajak masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan, karena mencegah kebakaran jauh lebih baik daripada harus menghadapi dampaknya setelah api membesar.