PIDIE – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kodim 0102/Pidie menjadi momentum memperkuat keimanan, silaturahmi, persaudaraan serta persatuan masyarakat Pidie dan Pidie Jaya.
Kegiatan berlangsung khidmat di Indoor Makodim 0102/Pidie, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Minggu (13/09/2026).

Peringatan tersebut dihadiri Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, kepala desa, Persit, insan media dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Dandim menegaskan Maulid Nabi jangan berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui akhlak, kejujuran, kepedulian, persaudaraan dan sikap saling menghormati.
“Jangan sampai Maulid hanya kita peringati secara seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana akhlak Rasulullah SAW kita hadirkan dalam kehidupan kita, dalam keluarga, masyarakat dan kehidupan berbangsa,” tegasnya.
Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga persatuan dan perdamaian di Pidie dan Pidie Jaya.
“Momentum Maulid Nabi ini mari kita jadikan sebagai media ukhuwah dan silaturahmi antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta merawat perdamaian,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MPU Kabupaten Pidie Jaya Dr. Tgk. H. Anwar Usman atau Abiya Kuta Krueng dalam tausiahnya mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam menjaga persaudaraan dan menciptakan ketenteraman di tengah masyarakat.

“Kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah SAW, maka akhlak beliau harus terlihat dalam kehidupan kita. Kita harus menjadi orang yang membawa ketenangan, menjaga persaudaraan dan tidak menjadi sumber perpecahan,” pesannya.
Ia juga mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat mengganggu persatuan dan perdamaian.
Rangkaian Maulid turut diisi dengan santunan kepada anak yatim dan piatu, Salawat Badar, doa bersama serta ramah tamah.
Dari Kodim 0102/Pidie, pesan Maulid kembali ditegaskan: persatuan harus dijaga, persaudaraan harus dirawat dan perdamaian harus diperjuangkan bersama.











