Aceh Utara  – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menjadi ajang mempererat sinergi antar instansi pemerintah. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi strategis ke Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Aceh Utara, Rabu (11/3/2026).

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinsos PPPA Aceh Utara, Fakruradhi, di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan, sekaligus menjadi forum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendukung program pembinaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan.

Dalam pertemuan tersebut, Kalapas Lhoksukon Muhidfuddin menegaskan bahwa sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan instansi sosial sangat dibutuhkan untuk memastikan keberlanjutan pembinaan warga binaan, khususnya setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Menurutnya, proses pemasyarakatan tidak hanya berhenti pada pembinaan di dalam lembaga, namun juga memerlukan dukungan nyata dari berbagai pihak agar para warga binaan dapat kembali menjalani kehidupan secara produktif dan diterima oleh masyarakat.

“Silaturahmi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam program rehabilitasi sosial dan pendampingan bagi warga binaan pasca-bebas, sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermartabat,” ujar Muhidfuddin.

Sementara itu, Kepala Dinsos PPPA Aceh Utara Fakruradhi menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Kalapas Lhoksukon dalam membangun komunikasi dan sinergi antarinstansi. Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat.

Fakruradhi juga menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan terhadap berbagai program yang bersentuhan dengan aspek kesejahteraan sosial, termasuk rehabilitasi sosial, perlindungan kelompok rentan, serta upaya reintegrasi bagi warga binaan yang telah menyelesaikan masa pidananya.

“Dinsos PPPA tentu sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan Lapas Lhoksukon, khususnya dalam program yang menyentuh nilai-nilai kemanusiaan, pembinaan sosial, serta perlindungan hak-hak masyarakat yang membutuhkan pendampingan,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi berkelanjutan antara Lapas Kelas IIB Lhoksukon dan Dinsos PPPA Aceh Utara. Melalui kerja sama yang solid, proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan diharapkan tidak hanya berdampak di dalam lapas, tetapi juga mampu menghadirkan reintegrasi sosial yang lebih humanis, produktif, dan berkelanjutan bagi para warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, peduli, dan berkeadilan sosial.

Eric