JAKARTA – Estafet kepemimpinan di lingkungan Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) kembali bergulir. Ketua Umum PPAL Laksamana (Purn.) Yudo Margono, S.E., M.M., menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum untuk menjaga kesinambungan pengabdian dan memperkuat persaudaraan para purnawirawan TNI AL.
Pesan itu disampaikan Yudo Margono saat menghadiri rangkaian kegiatan PPAL di Jakarta, Kegiatan diawali dengan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua PP Kowal dari Laksamana Muda (Purn.) Sinoeng kepada Laksamana Muda (Purn.) drg. Lita Agustia, M.Kes., di Ruang Rapat PPAL. Selasa (15/9/2026).
Yudo menyampaikan apresiasi atas pengabdian Sinoeng selama memimpin PP Kowal sekaligus memberikan ucapan selamat kepada Lita Agustia yang menerima amanah baru tersebut.
“Serah terima ini merupakan wujud estafet pengabdian. Jabatan boleh berakhir, tetapi jejak pengabdian tidak akan pernah hilang. Kepada Ibu Lita, selamat menerima amanah. Lanjutkan apa yang telah baik, sempurnakan yang masih kurang, dan hadirkan warna baru dengan semangat kebersamaan,” ujar Yudo.
Menurutnya, PP Kowal tidak boleh berhenti sebagai wadah organisasi semata. Lebih dari itu, organisasi tersebut merupakan ruang untuk merawat ikatan persaudaraan, pengalaman, nilai kepemimpinan, serta semangat pengabdian para purnawirawan.
“Pada akhirnya, yang kita wariskan bukanlah jabatan, melainkan keteladanan dan kepemimpinan yang baik,” tegasnya.
Tak berhenti pada pergantian kepemimpinan, agenda PPAL kemudian berlanjut dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor Hukum PPAL di lahan eks pom bensin. Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan memperkuat sarana organisasi sekaligus menunjang pelayanan kepada keluarga besar PPAL.
Rangkaian kegiatan juga diwarnai penyerahan hibah kendaraan dari Hosea Sanjaya kepada Laksamana (Purn.) Yudo Margono. Kendaraan tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas serta kegiatan operasional PPAL.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah di Kantin PPAL dalam suasana penuh keakraban. Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kekuatan PPAL bukan hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada soliditas, kebersamaan, dan kesinambungan pengabdian para anggotanya.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua,” pungkas Yudo.
(Ag)











