Sabang – Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan serta harga bahan pangan pokok, sekaligus mengendalikan inflasi di daerah, Dinas Pangan Aceh bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang serta Perum Bulog Kanwil Aceh menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Burung Kota Atas, Jalan Diponegoro, Sabang, Kamis (13/11/2025).
Sejak pukul 08.30 WIB, ratusan warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Mereka mengantre untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, dan tepung terigu. Antusiasme masyarakat mencerminkan tingginya manfaat program ini di tengah fluktuasi harga pasar.
Kegiatan GPM ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sabang, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap langkah strategis Pemerintah Aceh dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Langkah Strategis Pemerintah Aceh Kendalikan Inflasi
Kepala Dinas Pangan Aceh, Drs. Surya Rayendra, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan implementasi nyata kebijakan Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur H. Fadhlullah, SE, untuk menstabilkan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
> “Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Aceh yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan bahan pangan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar. Ini juga merupakan salah satu upaya konkret dalam mengendalikan inflasi daerah,” ujar Surya Rayendra.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan 600 paket sembako dengan harga per paket Rp172.000, yang dapat ditebus menggunakan kupon resmi yang telah disebarkan sebelumnya. Selain itu, disiapkan pula tambahan paket bagi masyarakat yang datang tanpa kupon, agar distribusi tetap tertib dan merata sesuai ketersediaan stok.
Isi paket sembako meliputi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, telur ayam, dan tepung terigu. Harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar, sehingga sangat membantu masyarakat, khususnya di tengah tekanan ekonomi akibat fluktuasi harga bahan pokok.
Apresiasi Pemerintah Kota Sabang
Wakil Wali Kota Sabang Memberikan apresiasi atas terlaksananya Gerakan Pangan Murah ini, dan berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkala di masa mendatang.
> “Kita sangat mengapresiasi inisiatif Dinas Pangan Aceh bersama Bulog. Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sabang,” ujarnya.
Pelaksanaan GPM di Sabang tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan Bulog dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga di tingkat daerah.
Komitmen Pemerintah Aceh untuk Kesejahteraan Masyarakat
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Aceh kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga keseimbangan harga pasar, serta memastikan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Aceh secara berkelanjutan.
Laporan : Eric










