Nagan Raya – Ibnu Hajar 63 tahun warga Desa Krueng Seumayam kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya di duga di mangsa oleh binatang buas harimau, korban di temukan tewas dan tersisa potongan rangkaian tulang. Selasa (13/1/2026)

Adapun informasi yang di terima oleh Pihak kepolisian polres Nagan Raya melalui Polsek Kecamatan Darul Makmur Iptu Ade Haidir menerangkan kronologis awal kejadian pada Media ini.

Kronologis kejadian bermula seorang warga Krueng Seumayam bernama Ibnu Hajar (korban) berangkat menuju ke hutan Minggu pukul 10 pagi 4 Januari 2026, korban memanggul 30 liter BBM juga membawa peralatan parang selimut handuk dan sajadah, korban berjalan kaki memakai sepatu menuju lokasi tempat yang iya tuju. Menurut saksi mata M.Yusuf korban sempat menumpang jonder roda 4 milik Haji MAY yang kebetulan menuju kesana. Menurut keterangan saksi, korban juga sempat menginap di gubuk H.May yang di huni oleh M.yusuf. pada keesokan harinya pukul 9,30 Senin tgl 5 korban melanjutkan perjalan menuju gubuk Salman dan Hamzah. setelah sampai di gubuk Hamzah dan Salman pada Senin itu sekitar pukul 13.00 wib korban bermalam bersama Hamzah dan Salman di gubuk tersebut.

Pada keesokan paginya Selasa sekitar pukul 08.00 wib koban berpesan kepada Salman dan Hamzah.
“Nanti Saya Ke sungai Mau Mencari Ikan, Tas Milik Saya, Saya Letak Disini Yaitu di Gubuk, Apabila Nanti Tas Milik Saya Sudah Tidak Berada Lagi Di gubuk, Itu Pertanda Saya Sudah Pulang Ke kampung” ucap korban.
Lalu korban pergi menuju Kesungai untuk mencari ikan yang berjarak 300 meter dari gubuk, korban mengenakan sepatu serta parang dan selembar handuk.

Pada siang hari itu juga pukul 15.00 saksi Sdr.hamzah dan Salman berhenti bekerja, lalu pulang ke gubuk untuk beristirahat, Salman dan Hamzah melihat tas milik korban masih terlihat, selang waktu hingga pukul 17.00 Wib korban belum juga kembali ke gubuk dari mencari ikan. merasa curiga terjadi sesuatu pada korban, Salman dan Hamzah menuju kepinggir sungai untuk mencari korban, namun korban tidak di temukan atau hilang jejak.

Ketika itu juga pada 18.30 Salman dan Hamzah bergegas pulang ke kampung untuk memastikan tentang keberadaan korban, pukul 02 dini hari Salman dan Hamzah tiba di kediaman korban, mereka bertanya tentang keberadaan korban, mereka mendapati jawaban bahwa, korban belum kembali dari hutan ucap istri nya.

Pada pagi Rabu pukul 08.00 tgl 7 Januari Salman dan Hamzah di sertai anak kandungnya bernama Nurdin dan Ridwan kembali kesungai untuk mencari korban di hutan, di mana korban tersebut di nyatakan hilang.

Dilanjutkan pencarian pagi hari tgl 8 Januari pukul 08.00 wib, Salman dan Hamzah bersama dua anak kandungnya Nurdin dan Ridwan kembali pergi mencari korban ke TKP, setibanya di sana mereka berupaya mencari korban, namun tidak berhasil di temukan, mereka hanya menemukan sepatu, handuk, dan parang milik korban di tepi sungai, pencarian terus dilakukan oleh mereka sampai Hari Minggu tgl 11 Januari 2026, namun tidak juga di ketemukan korban tersebut.

Pencarian korban terus berlanjut pada Senin tgl 12 Januari 2026 pukul 09.00 wib. Kapolsek Darul Makmur berserta Personilnya, personil Koramil 05/DM dan personil BPBD kabupaten Nagan Raya serta masyarakat melakukan pencarian korban hilang tersebut, pada pukul 12.00 wib masyarakat dan TNI Polri juga BPBD menemukan banyak bekas jejak kaki harimau dilokasi TKP, pencarian terus dilakukan sehingga di temukan Tulang pangkal lengan kanan dan kiri serta tulang kepala bagian atas manusia di beberapa titik di lokasi tkp. masyarakat meyakini bahwa tulang tulang tersebut adalah bagian tubuh manusia. Yaitu tulang korban.

Pencarian terus di lanjutkan, namun tidak di temukan bagian tubuh lainnya. pada pukul 14.00 wib pencarian di hentikan dan beberapa bagian tubuh yang di temukan langsung di bawa pulang kekediaman korban untuk di lakukan fardhu kifayah.

Terkonfirmasi dengan kepala desa Krueng seumayam, bahwa membenarkan kejadian tersebut, Kapolsek Iptu Ade Haidir serta Muspika kecamatan dan kepala desa menghimbau supaya bagi masyarakat agar mewaspadai tentang binatang buas di sekitar lokasi diduga rawan.

Abdul M Tr.