SIGLI – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) XII Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Pidie Tahun 2026, pertarungan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Pidie mulai memasuki tahapan penting. Panitia penyelenggara resmi membuka penjaringan Bakal Calon Ketua/Ketua Formatur dengan sejumlah persyaratan ketat, termasuk dukungan minimal 30 persen dari pemegang hak suara.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Pengumuman Panitia Penyelenggara MUSDA-XII Partai Golkar Kabupaten Pidie Nomor B-036/DPD-II/MUSDA-XII/VIII/2026 tertanggal 19 Agustus 2026.
MUSDA-XII Partai Golkar Kabupaten Pidie dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Jadwal tersebut mengacu pada surat DPD-I Partai Golkar Provinsi Aceh Nomor B-91/DPD-I/GK/VIII/2026 tanggal 5 Agustus 2026.
Ketua Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC), Drs. Sayuti Muchtar, M.M., mengatakan proses penjaringan bakal calon akan dilakukan secara berjenjang melalui tahapan pengumuman, pendaftaran, verifikasi hingga penetapan bakal calon.
“Seluruh proses penjaringan dilakukan berdasarkan ketentuan organisasi dan persyaratan yang telah ditetapkan, sehingga setiap bakal calon memiliki kesempatan yang sama sepanjang memenuhi persyaratan,” demikian substansi ketentuan panitia.
Syarat Calon Ketua Diperketat
Panitia membuka kesempatan bagi jajaran pengurus Partai Golkar maupun pengurus organisasi masyarakat yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua/Ketua Formatur.
Sejumlah syarat utama yang harus dipenuhi antara lain aktif sebagai anggota Partai Golkar sekurang-kurangnya lima tahun berturut-turut, memiliki pendidikan minimal D-3 atau sederajat, serta memenuhi unsur prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas dan tidak tercela (PD2LT).
Bakal calon juga wajib memiliki kapabilitas dan akseptabilitas, tidak pernah terlibat G-30S/PKI, serta telah mengikuti dan lulus pendidikan dan latihan kader Partai Golkar.
Selain itu, bakal calon harus pernah aktif sebagai pengurus sekurang-kurangnya satu periode pada tingkatannya dan/atau satu tingkat di atas atau di bawahnya serta berdomisili di wilayah Kabupaten Pidie.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah kewajiban memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 30 persen dari pemegang hak suara, yang harus dibuktikan dengan surat dukungan.
Bakal calon juga diwajibkan bersedia meluangkan waktu serta mampu bekerja secara kolektif di dalam Partai Golkar.
Panitia menegaskan, apabila terdapat bakal calon yang ingin maju tetapi tidak memenuhi kriteria persyaratan yang telah ditentukan, pencalonannya harus memperoleh persetujuan dari Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Pendaftaran Dibuka 24 Agustus
Ketua Panitia Penyelenggara, Syarifuddin, S.Ag., menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua/Ketua Formatur dibuka pada Senin, 24 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.
Pendaftaran dipusatkan di Sekretariat Partai Golkar Kabupaten Pidie, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim Nomor 08, Sigli.
Para bakal calon diwajibkan membawa sejumlah dokumen administrasi, antara lain surat pernyataan pencalonan yang ditandatangani di atas materai yang cukup, fotokopi ijazah terakhir minimal D-3 atau sederajat, fotokopi KTP berwarna, serta dua lembar pasfoto berwarna ukuran 4×6.
Dokumen lainnya berupa surat dukungan minimal 30 persen dari pemegang hak suara serta fotokopi SK kepengurusan yang masih aktif atau pernah aktif selama satu periode.
Seluruh dokumen tersebut selanjutnya diserahkan kepada Panitia Pengarah untuk menjalani proses verifikasi sesuai ketentuan organisasi.
OC Pastikan MUSDA Berjalan Sesuai Mekanisme
Ketua Organisation Committee (OC), Teuku Fauzan, bersama jajaran panitia lainnya terus mempersiapkan pelaksanaan MUSDA-XII Partai Golkar Kabupaten Pidie.
Panitia memastikan seluruh tahapan diarahkan agar berjalan tertib, transparan dan sesuai mekanisme organisasi yang telah ditetapkan.
Setelah tahapan pendaftaran dan verifikasi rampung, berkas para bakal calon akan diserahkan Panitia Pengarah kepada pimpinan MUSDA pada hari pelaksanaan MUSDA-XII.
Dengan dimulainya pendaftaran pada 24 Agustus, persaingan menuju kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pidie kini memasuki fase penentuan. Setiap kandidat tidak hanya dituntut memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga harus mampu mengamankan dukungan minimal 30 persen pemegang hak suara.
MUSDA-XII Partai Golkar Kabupaten Pidie diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan Golkar Pidie ke depan, termasuk dalam memperkuat soliditas kader dan memastikan roda organisasi berjalan sesuai aturan Partai Golkar.











