Sabang – Semangat Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan, persatuan, dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Playground Kota Sabang, Selasa (2/6/2026).

Turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala instansi vertikal, Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, kepala SKPK, camat, pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sabang, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkokoh persatuan di wilayah paling barat Indonesia.

Dalam keterangannya, Suradji Junus menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa sekaligus penjaga ideologi negara di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

“Pemuda merupakan garda terdepan dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Mereka harus menjadi benteng yang kokoh agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan kemudahan akses informasi memang memberikan banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan tersendiri. Karena itu, generasi muda dituntut memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar mampu memilah informasi secara bijak dan membedakan mana yang membawa manfaat serta mana yang berpotensi merusak persatuan dan moral bangsa.

“Generasi muda harus mampu memilih mana yang positif dan mana yang negatif. Jangan sampai terpengaruh oleh informasi atau pengaruh yang dapat membawa kehidupan ke arah yang tidak baik. Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” pesannya.

Lebih lanjut, Suradji Junus menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, melainkan nilai hidup yang harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus ditanamkan sejak dini agar menjadi fondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Selain memberikan pesan kepada generasi muda, Suradji Junus juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sabang untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan semangat pelayanan kepada masyarakat.

“ASN harus menjadi contoh dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui pelayanan yang jujur, adil, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Dengan kebersamaan dan semangat pengabdian, berbagai program pembangunan serta pelayanan publik dapat berjalan secara optimal,” katanya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung semangat memperkuat fondasi kebangsaan menuju Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah pemersatu bangsa yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras, maupun golongan.

Sebagai kota yang dikenal dengan keberagaman, toleransi, dan kerukunan masyarakatnya, Sabang dinilai memiliki peran penting sebagai contoh nyata implementasi nilai-nilai Pancasila. Kehidupan masyarakat yang harmonis menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, persatuan, dan saling menghormati tetap tumbuh kuat di tengah perkembangan zaman.

Di penghujung kegiatan, Suradji Junus mengajak seluruh masyarakat Kota Sabang untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum refleksi bersama dalam memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat persatuan.

“Pancasila adalah rumah besar bangsa Indonesia. Mari kita jaga bersama, kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, dan kita wariskan kepada generasi penerus agar Indonesia tetap kokoh, damai, maju, dan bermartabat,” tutupnya.

(Eric)