Pidie – Warung kopi yang selama ini menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi masyarakat dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Hal itu dilakukan oleh Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Kopka Rinto Harahap, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Tiro dan perangkat desa saat melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan warga di Desa Mancang, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Selasa (9/6/2026).

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, aparat keamanan bersama perangkat desa berdialog langsung dengan masyarakat sembari menikmati secangkir kopi. Berbagai topik dibahas, mulai dari pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, hingga memperkuat kerukunan antarwarga dalam kehidupan sehari-hari.

Kopka Rinto Harahap mengatakan bahwa warung kopi merupakan salah satu tempat yang efektif untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan dialogis, pesan-pesan kebangsaan dapat disampaikan dengan lebih mudah sehingga mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk jiwa nasionalisme, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta mempererat hubungan silaturahmi antara aparat dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat juga dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Selain memberikan wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi dan masukan warga terkait kondisi sosial dan keamanan di lingkungan desa. Kehadiran Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Geuchik Desa Mancang, Armia, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan aparat bersama perangkat desa tersebut. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung dengan masyarakat sangat penting dalam membangun kebersamaan dan menjaga keharmonisan kehidupan sosial.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mempererat hubungan antara masyarakat dengan aparat. Selain menambah wawasan kebangsaan, kegiatan seperti ini juga memperkuat kerukunan antarwarga sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan,” kata Armia.

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam menjaga keutuhan bangsa dan mendukung pembangunan di tingkat desa.