Pidie – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh aparat teritorial di wilayah Kabupaten Pidie. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang dilaksanakan Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Serda T. Mulyadi, bersama masyarakat di Desa Mampree, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Kamis (4/6/2026).

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai pertemuan antara Babinsa dan warga desa. Dalam kesempatan tersebut, Serda T. Mulyadi menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan maupun membersihkan kebun dengan cara membakar, terutama di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Menurutnya, kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang dapat dengan mudah memicu api menyebar ke area yang lebih luas dan sulit dikendalikan. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya bencana yang dapat merugikan masyarakat.

“Musim kemarau membuat kondisi lahan dan vegetasi menjadi lebih kering. Jika terjadi pembakaran sembarangan, api bisa dengan cepat menjalar dan menimbulkan kebakaran yang lebih besar. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan maupun kebun,” ujar Serda T. Mulyadi.

Selain memberikan imbauan terkait pencegahan karhutla, Babinsa juga mengajak warga untuk segera melaporkan kepada aparat desa atau pihak terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran di lingkungan sekitar. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Kegiatan komsos tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa guna mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan lingkungan.

Salah seorang warga Desa Mampree, Hamdani, menyambut baik imbauan yang disampaikan Babinsa. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan sangat penting, terutama saat memasuki musim kemarau.

“Kami mendukung apa yang disampaikan Babinsa. Kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan agar tidak terjadi kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu aktivitas warga,” ungkapnya.

Melalui pendekatan yang humanis dan komunikasi yang intensif dengan masyarakat, Koramil 15/Tiro berharap kesadaran warga dalam menjaga lingkungan semakin meningkat, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini serta tercipta wilayah yang aman, nyaman, dan tetap lestari.