Pidie – Memastikan informasi penerimaan prajurit TNI AD menjangkau seluruh lapisan masyarakat, Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie terus menggencarkan sosialisasi rekrutmen Bintara PK dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2027 kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki putra usia 17 hingga 26 tahun, agar mengetahui informasi dan persyaratan penerimaan prajurit TNI AD secara benar.
Danramil 16/Tangse melalui Babinsa Serka Purnama menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut, Babinsa menyampaikan informasi secara langsung dan terperinci mengenai tahapan pendaftaran, persyaratan administrasi, serta kesiapan yang harus dipenuhi oleh para calon peserta seleksi.
Ia juga mengajak para orang tua untuk mendukung dan memberikan kesempatan kepada putra-putranya yang berminat menjadi prajurit TNI AD, selama memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
“Kesempatan ini terbuka bagi putra-putra terbaik bangsa yang ingin mengabdikan diri kepada negara melalui TNI AD. Persiapkan diri sejak dini, baik dari segi fisik, akademik maupun psikologi. Jangan ragu untuk mendaftar karena proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya atau gratis,” jelasnya.
Lebih lanjut, Babinsa juga memberikan arahan mengenai mekanisme pendaftaran yang diawali secara online. Bagi masyarakat yang belum memahami tata cara pendaftaran maupun persyaratan yang harus dipenuhi, dipersilakan datang langsung ke Koramil 16/Tangse atau menghubungi Babinsa di desa masing-masing untuk mendapatkan penjelasan dan pendampingan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak generasi muda di wilayah Kecamatan Tangse yang memperoleh informasi secara utuh dan memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI AD.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian Babinsa dalam mendukung pembinaan generasi muda serta membantu menyukseskan program rekrutmen TNI AD agar informasi penerimaan dapat diketahui masyarakat hingga ke pelosok wilayah.










