NAGAN RAYA, ACEH – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Nagan Raya Zulfikar, S.H., secara resmi membuka MTQ VIII Tingkat Kecamatan Tripa Makmur. Pembukaan berlangsung tertib dan khidmat di Kompleks Kantor Camat Tripa Makmur, Kabupaten setempat.
MTQ VIII mengusung tema “Melalui MTQ, Kita Bangun Generasi Qur’ani yang Cerdas, Unggul, dan Berakhlak Mulia”. Zulfikar, S.H., berharap ajang ini menjadi barometer pembinaan tilawah dan Tahfizh Al-Qur’an di tingkat kecamatan.
Hadir dalam pembukaan Plt. Kepala Dinas Syariat Islam Mursidik, S.H.I., M.S.I., Danpos Ramil Tripa Makmur, Majelis Permusyawaratan Ulama Kecamatan, imum mukim, para keuchik, Ketua TP PKK Kecamatan, aparatur gampong, tuha peut, ketua pemuda, kepala sekolah SD, SMP, SMA, dan tokoh masyarakat, juga peserta lomba dari 11 gampong se-Kecamatan Tripa Makmue.
Peserta akan berlomba pada cabang Tilawah Al-Qur’an golongan dewasa, Tahfizh 1 juz, Tahfizh 5 juz, dan Tilawah remaja. Dewan hakim dari Majelis Permusyawaratan Ulama Kecamatan Tripa Makmur akan menilai peserta sesuai kaidah Tajwid dan Fashah.
Dari amatan wartawan di lokasi, pembukaan kegiatan berlangsung aman dan tertib serta disambut gembira para pengunjung. Warga juga antusias mengikuti prosesi pembukaan acara tersebut. Arena lomba sudah dipersiapkan lengkap dengan sound system, mimbar tilawah, serta penunjuk arah untuk memudahkan akses peserta.
Pada kesempatan tersebut Camat Tripa Makmur Nasruddin, S.Pd., mengatakan, persiapan MTQ VIII sudah mencapai 100 persen. Pihaknya optimis kecamatan dapat mengirimkan wakil terbaik ke MTQ Kabupaten Nagan Raya.
“Target kami jelas, melahirkan qori-qoriah terbaik yang siap bersaing dan mengharumkan nama Tripa Makmur di tingkat kabupaten,” ujar Nasruddin, S.Pd., kepada awak media, (Rabu. 03/06/2026).
Di lain sisi masyarakat Tripa Makmur menyambut antusias perhelatan pelaksanaan MTQ ke- VIII. Warga berharap ajang ini melahirkan generasi Qur’ani yang fasih membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga MTQ kali ini tidak berhenti pada perlombaan saja, tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Abdul M Tr.











