Jakarta, 17 Juni 2026 – Dalam rangka memperluas jejaring kemitraan strategis di bidang kemaritiman, Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kantor Indonesian National Shipowners Association (INSA), Rabu (17/6/2026).

Rombongan PPAL yang dipimpin Sekretaris Jenderal PPAL diterima langsung oleh Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto, beserta jajaran pengurus dan staf.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif dengan membahas berbagai isu strategis kemaritiman nasional serta peluang kerja sama yang dapat mendukung pembangunan sektor maritim Indonesia.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PPAL, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, dalam mewujudkan visi dan misi organisasi melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor maritim. Yudo Margono saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PPAL periode 2025–2028.

Dalam pertemuan tersebut, PPAL memperkenalkan organisasi beserta program Jalasena Maritime Studies (JMS), sebuah wadah kajian strategis yang fokus pada pengembangan pemikiran dan solusi di bidang kemaritiman.

Selain itu, PPAL juga menyampaikan sejumlah agenda dalam rangka memperingati 40 Tahun PPAL, termasuk rencana penyelenggaraan Seminar Maritim Nasional yang diharapkan menghadirkan narasumber dari INSA.

Sebagai asosiasi resmi perusahaan pelayaran niaga di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1967, INSA memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas nasional dan efisiensi logistik. Saat ini, INSA memiliki 53 kantor cabang di seluruh Indonesia dengan sekitar 1.500 perusahaan anggota.

Keanggotaan INSA mencakup berbagai sektor usaha pelayaran, mulai dari perusahaan pemilik kapal tanker, kapal curah (bulk carrier), tugboat dan barge, kapal offshore, kapal penumpang, kapal pengerukan, kapal wisata, hingga kapal pengangkut LNG.

Melalui pertemuan tersebut, kedua organisasi sepakat untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama yang produktif guna mendukung penguatan sektor maritim nasional. Sinergi antara PPAL dan INSA diharapkan dapat melahirkan berbagai gagasan strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan maritim Indonesia.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia, melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan industri pelayaran, serta peningkatan daya saing sektor kemaritiman nasional.

Dengan terjalinnya hubungan yang semakin erat antara PPAL dan INSA, diharapkan berbagai program dan inisiatif yang lahir ke depan dapat memberikan manfaat yang luas bagi kemajuan dunia maritim Indonesia serta mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.