SABANG – Keuchik Gampong Batee Shok, Ridwan Nasution, menerima kunjungan Tim BPKP Aceh dalam rangka Pemantauan Tata Kelola KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) Triwulan I Tahun 2026 di wilayah Kota Sabang, Selasa (24 Februari 2026)
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda resmi pemantauan dan evaluasi tata kelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah gampong dalam Kota Sabang. Untuk hari pertama, Tim BPKP Aceh melakukan kunjungan ke beberapa gampong, termasuk Gampong Batee Shok pada pukul 11.30–12.30 WIB, bertempat di Kantor Keuchik dan lokasi KDMP setempat.
Kehadiran Tim BPKP Aceh disambut langsung oleh Keuchik Batee Shok bersama perangkat gampong dan pengurus KDMP. Dalam kesempatan tersebut dilakukan peninjauan administrasi, sistem pengelolaan koperasi, serta verifikasi lapangan terhadap pelaksanaan program KDMP.
Keuchik Batee Shok, Ridwan Nasution, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang dilakukan oleh BPKP Aceh. Menurutnya, pemantauan ini menjadi momentum penting untuk memastikan tata kelola koperasi desa berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kegiatan pemantauan ini sebagai bentuk penguatan sistem pengelolaan KDMP di gampong. Dengan pendampingan dari BPKP Aceh, kami berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat dikelola lebih profesional, tertib administrasi, dan benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Ridwan.
Pemantauan ini juga menjadi bagian dari upaya pengawasan preventif guna memastikan pengelolaan keuangan dan program KDMP berjalan sesuai regulasi dan prinsip tata kelola yang baik (good governance). Tim BPKP Aceh memberikan sejumlah masukan teknis dan penguatan terhadap aspek administrasi serta manajemen koperasi.
Selain Gampong Batee Shok, pada tanggal 24–25 Februari 2026, Tim BPKP Aceh dijadwalkan melakukan pemantauan di sejumlah gampong lainnya di Kota Sabang, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong koperasi desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Dengan adanya pemantauan ini, Pemerintah Gampong Batee Shok menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola dan menjadikan KDMP sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa, sejalan dengan visi pembangunan Kota Sabang yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.
ERIC











