SIGLI – Kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan anak diwujudkan Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Sari Ruddi, melalui program Bhayangkari Peduli Sekolah di SD Negeri 2 Percontohan Sigli, Gampong Lampeudeu Tunong, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Rabu (14/10/2026).

Mengusung tema “Senyum Sehat & Generasi Hebat”, kegiatan ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan gigi gratis, edukasi melalui Kids Corner, serta penyaluran bantuan sosial bagi siswa. Program tersebut menjadi bentuk kepedulian Bhayangkari terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan anak usia sekolah.

Kehadiran Ny. Sari Ruddi bersama rombongan disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa. Penyambutan berlangsung meriah melalui pengalungan selendang khas Aceh serta penampilan tari Ranup Lampuan oleh sanggar seni SD Negeri 2 Sigli Jeumpa Bantimoh.

Dalam sambutannya, Ny. Sari Ruddi menegaskan bahwa membangun generasi berkualitas tidak cukup hanya dengan memberikan pendidikan formal. Kesehatan, pembentukan karakter, serta perlindungan anak dari berbagai ancaman sosial harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, anak-anak membutuhkan lingkungan yang mendukung agar dapat tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan mengembangkan potensi tanpa dibayangi berbagai persoalan yang dapat menghambat masa depan mereka.

“Kesehatan anak merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang dan keberhasilan mereka dalam belajar. Karena itu, pemeriksaan kesehatan gigi sejak dini harus menjadi perhatian bersama, agar anak-anak terbiasa menjaga kebersihan diri dan tumbuh menjadi generasi yang sehat,” ujarnya.

Bersama tim Yayasan Berkah Dental Van, Bhayangkari memberikan pelayanan pemeriksaan gigi gratis kepada para siswa. Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Tak hanya menyentuh aspek kesehatan, kegiatan tersebut juga menghadirkan Kids Corner sebagai ruang edukasi yang menyenangkan serta penyaluran bantuan sosial untuk mendukung kebutuhan belajar siswa.

Ny. Sari Ruddi menegaskan, kegiatan Bhayangkari Peduli Sekolah tidak sekadar menjadi agenda sosial, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap kebutuhan nyata anak-anak di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak, tetapi juga menambah semangat mereka untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mengejar cita-cita. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita persiapkan bersama,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru yang selama ini berperan penting dalam mendidik sekaligus membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari terbentuknya akhlak, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab.

Di tengah ancaman narkoba, perundungan, dan penyalahgunaan media sosial, perlindungan terhadap anak membutuhkan keterlibatan serius semua pihak. Orang tua dan guru tidak boleh berjalan sendiri dalam menghadapi persoalan tersebut.

Ny. Sari Ruddi menekankan pentingnya pengawasan, pendampingan, serta edukasi sejak dini agar anak-anak mampu mengenali risiko dan membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan.

Ia menegaskan, tanggung jawab melindungi anak bukan hanya berada di pundak keluarga dan sekolah, tetapi juga membutuhkan peran masyarakat, Polri, dan Bhayangkari melalui penyuluhan, pembinaan, serta kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 2 Percontohan Sigli menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada para siswa. Ia menilai pelayanan kesehatan gigi gratis dan bantuan sosial tersebut menjadi dukungan nyata bagi sekolah dalam meningkatkan kesejahteraan peserta didik serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis, foto bersama, serta peninjauan Kids Corner oleh Ketua Bhayangkari Daerah Aceh bersama rombongan.

Turut hadir Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Ny. Ruri Jaka, jajaran Bhayangkari, personel Polres Pidie, personel Polres Aceh Tenggara, personel Ro SDM Polda Aceh, serta unsur terkait lainnya.

Melalui program Bhayangkari Peduli Sekolah, perhatian terhadap anak diwujudkan melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, dan edukasi yang menyentuh kebutuhan siswa secara langsung. Kolaborasi antara Polri, Bhayangkari, sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi kepedulian berkesinambungan demi melahirkan generasi Pidie yang sehat, cerdas, berkarakter, dan terlindungi dari berbagai ancaman sosial.