PIDIE – Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Serda Banta Heri Purnama, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama masyarakat pengrajin tikar di Desa Pulo Geulumpang, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan silaturahmi dengan warga sekaligus memberikan motivasi kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar terus mempertahankan kerajinan tradisional sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Serda Banta Heri Purnama berdialog langsung dengan salah seorang pengrajin tikar, Nur Rahmah, mengenai proses pembuatan tikar tradisional serta tantangan yang dihadapi para pelaku usaha kerajinan di desa binaannya.
Menurut Babinsa, kerajinan tikar merupakan warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus identitas daerah yang perlu dijaga keberlangsungannya di tengah perkembangan zaman.
“Kegiatan komsos ini bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para pengrajin agar tetap produktif serta terus melestarikan kerajinan tradisional sebagai kearifan lokal masyarakat,” ujar Serda Banta Heri Purnama.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar dan menjadi salah satu sumber pendapatan keluarga.
Selain itu, Babinsa menilai keberadaan UMKM di pedesaan memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat dan membuka peluang usaha bagi warga sekitar.
Sementara itu, Nur Rahmah selaku pengrajin tikar mengaku senang atas perhatian dan dukungan yang diberikan Babinsa kepada para pelaku UMKM di desanya.
“Motivasi dari Babinsa membuat kami semakin semangat untuk terus mempertahankan usaha kerajinan tikar ini agar tetap dikenal masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan komsos tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat terus terjalin serta mampu mendorong tumbuhnya semangat pelestarian budaya dan pengembangan UMKM di wilayah Kabupaten Pidie.











