PIDIE – Mengantisipasi potensi bahaya akibat perubahan cuaca dan meningkatnya risiko di aliran sungai, Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Kopka Rinto Harahap, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun.
Imbauan tersebut disampaikan melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Mancang, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie. Kamis (29/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Kopka Rinto mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, khususnya masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian sebagai pengangkut pasir.
Menurutnya, perubahan cuaca yang sulit diprediksi dapat meningkatkan risiko keselamatan di sungai. Hujan di wilayah hulu dapat menyebabkan debit air meningkat secara tiba-tiba, bahkan ketika kondisi cuaca di lokasi aktivitas masih terlihat normal.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengangkut pasir, agar mengurangi bahkan menghentikan sementara aktivitas di sungai ketika hujan turun atau kondisi cuaca mulai memburuk. Jangan memaksakan diri bekerja apabila situasi tidak aman, karena debit air bisa meningkat sewaktu-waktu,” imbau Kopka Rinto Harahap.
Ia juga mengingatkan warga untuk terus memantau kondisi cuaca dan aliran sungai, serta segera menjauh dari sungai apabila terlihat peningkatan debit air, arus semakin deras, atau muncul tanda-tanda bahaya lainnya.
Imbauan tersebut mendapat perhatian dari Hamdani, salah seorang warga yang bekerja sebagai pengangkut pasir. Ia menyambut baik langkah Babinsa yang memberikan peringatan langsung kepada masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan saat bekerja.
Menurutnya, informasi dan imbauan tersebut penting bagi warga yang sehari-hari beraktivitas di sekitar sungai, sehingga mereka dapat lebih waspada terhadap perubahan kondisi alam.
Melalui kegiatan Komsos ini, Babinsa Koramil 15/Tiro berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kerja dan potensi bahaya akibat cuaca dapat terus meningkat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dini untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta membantu menjaga keselamatan warga di wilayah binaan.










