PIDIE – Kondisi infrastruktur di Kabupaten Pidie kembali menjadi sorotan. Kali ini sebuah lubang menganga di badan Jembatan Kampung Baru yang lama, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, lubang tersebut diperkirakan memiliki diameter sekitar 50 sentimeter dengan kedalaman mencapai 30 sentimeter. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi jembatan tersebut. Senin (2/11/2026).

Muharamsyah menyampaikan keprihatinannya atas kondisi jembatan yang dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan segera dari instansi terkait. Menurutnya, kerusakan infrastruktur seperti ini tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele, apalagi menyangkut keselamatan dan nyawa masyarakat.

“Jangan sampai pemerintah atau instansi terkait baru bergerak setelah terjadi kecelakaan dan jatuh korban jiwa. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, bukan menunggu persoalan semakin parah baru dilakukan tindakan,” tegas Muharamsyah.

Ia menambahkan, kondisi lubang tersebut semakin mengkhawatirkan karena lokasi jembatan merupakan jalur satu arah dengan penerangan yang minim. Situasi akan semakin berbahaya ketika malam hari maupun saat hujan turun, karena lubang berpotensi tidak terlihat jelas oleh pengendara.

Menurutnya, apabila tidak segera ditangani, kerusakan tersebut berpotensi menyebabkan pengendara kehilangan kendali, terjatuh bahkan mengalami kecelakaan yang dapat berakibat fatal.
Muharamsyah secara khusus meminta instansi yang memiliki kewenangan terhadap pemeliharaan jalan dan jembatan agar tidak saling menunggu dalam mengambil tindakan. Pemeriksaan lapangan dan penanganan darurat harus segera dilakukan sebelum kondisi semakin memburuk.

“Minimal, lakukan penanganan sementara dengan menutup lubang, memasang rambu peringatan, serta memberikan tanda pengamanan yang jelas. Jangan biarkan masyarakat melintas dalam kondisi yang membahayakan tanpa adanya peringatan,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah dan pihak teknis terkait segera turun langsung ke lokasi untuk memastikan tingkat kerusakan serta menentukan langkah perbaikan permanen.
Jangan sampai lubang kecil menjadi awal dari tragedi besar. Pemerintah dan instansi terkait diharapkan lebih responsif terhadap laporan masyarakat. Sebab, tugas pemerintah bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan fasilitas umum yang digunakan masyarakat berada dalam kondisi aman dan layak.

Masyarakat berhak mendapatkan akses jalan dan jembatan yang aman. Karena itu, persoalan kerusakan di Jembatan Kampung Baru tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi tanggung jawab bersama dan tidak boleh dikorbankan akibat lambannya penanganan.