Sabang – RAPI Wilayah Kota Sabang menjalin kolaborasi strategis dengan RAPI Kota Banda Aceh untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H. Minggu 29/3/2026)
Sinergi diwujudkan lewat penempatan Satgas RAPI Banda Aceh di Sabang, ujung barat Indonesia, guna mengantisipasi lonjakan wisatawan ke Pulau Weh.
Ketua RAPI Sabang Agus Halim memprediksi peningkatan pengunjung signifikan, terutama karena banjir melanda Aceh lain, menjadikan Sabang destinasi favorit.
Langkah antisipatif diambil dengan memperkuat personel dan sistem komunikasi lapangan selama libur Lebaran. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari ke-5, ke-6, dan ke-7 setelah Idul Fitri, saat mobilitas masyarakat mencapai puncak.
Keterbatasan personel Satgas di Sabang menjadi perhatian, sehingga dukungan RAPI Banda Aceh sangat penting untuk komunikasi dan pelayanan informasi.
Ketua RAPI Banda Aceh Daniel Abdul Wahab menyatakan bangga atas kepercayaan membantu penempatan Satgas di titik rawan Sabang.
Menurutnya, tugas RAPI bukan hanya saat gempa, tsunami, atau banjir, tetapi juga menjembatani informasi saat sinyal dan internet terbatas.
Wakil Komandan Satgas RAPI Banda Aceh Muhammad Daffa turut mengapresiasi keterlibatan langsung, sekaligus memantau arus balik yang padat.
Ia menilai komunikasi di lapangan tetap lancar dan efektif tanpa gangguan berarti selama operasi berlangsung.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat Operasi Ketupat Seulawah 2026, menjaga keamanan dan kelancaran transportasi di Sabang.
(Eric)











