Sigli – Pemerintah Kabupaten Pidie bersama jajaran pengurus Yayasan PTI Al-Hilal Sigli terus mendorong upaya penegerian perguruan tinggi Islam di Kabupaten Pidie. Komitmen tersebut ditandai dengan audiensi Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, M.H., bersama Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., dengan Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Senin (19/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Menteri Agama itu membahas penyampaian proposal alih bentuk dan alih status (penegerian) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Hilal Sigli menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Al-Hilal Sigli.

Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Pidie bersama Yayasan PTI Al-Hilal Sigli untuk memperluas akses pendidikan tinggi Islam negeri bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah menegaskan bahwa rencana penegerian kampus Al-Hilal Sigli berangkat dari kebutuhan masyarakat terhadap lembaga pendidikan tinggi Islam yang dapat dijangkau lebih luas.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan komitmen pihak yayasan menjadi modal penting untuk memperjuangkan perubahan status kampus tersebut. Namun, proses penegerian tetap harus melalui tahapan serta memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Pemerintah Kabupaten Pidie mendukung upaya penegerian Al-Hilal Sigli karena keberadaan perguruan tinggi Islam negeri di daerah ini diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi serta mendorong lahirnya generasi yang berilmu dan berakhlak,” demikian substansi harapan yang disampaikan dalam audiensi tersebut.

Bupati Sarjani juga menyampaikan bahwa pengembangan pendidikan Islam sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Pidie, termasuk upaya memperkuat syiar pendidikan Islam dan program One Day One Ayat.

Ia berharap, apabila proses penegerian dapat diwujudkan, IAIN Al-Hilal Sigli nantinya mampu menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan, keilmuan Islam, serta pembinaan generasi muda di Kabupaten Pidie dan wilayah sekitarnya.

Menag Sambut Positif, Proposal Akan Ditindaklanjuti, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menyambut baik kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Pidie dan pihak Yayasan PTI Al-Hilal Sigli. Ia menyatakan bahwa proposal yang telah disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

“Kami menyambut positif program Pemerintah Daerah dan pihak Yayasan PTI Al-Hilal, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Pidie. Kami mendukung penegerian kampus Islam di Kabupaten Pidie setelah seluruh persyaratan dokumen terpenuhi,” demikian pernyataan Menteri Agama sebagaimana disampaikan dalam keterangan audiensi.

Pernyataan tersebut menjadi respons positif terhadap aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Pidie. Meski demikian, penegerian STIT dan STIS Al-Hilal Sigli menjadi IAIN Al-Hilal Sigli masih memerlukan proses tindak lanjut dan pemenuhan persyaratan sesuai regulasi yang berlaku.

Sebelumnya, Tim Penegerian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama RI telah hadir dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Bupati Pidie. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya koordinasi dan pembahasan mengenai rencana penegerian kampus Al-Hilal Sigli.

Bupati Pidie turut menyampaikan apresiasi kepada Tim Penegerian PTKIN Kementerian Agama RI serta Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh atas dukungan dan keterlibatan mereka dalam proses tersebut.

Harapan Baru bagi Pendidikan Tinggi di Pidie, Penegerian Al-Hilal Sigli diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di Kabupaten Pidie. Kehadiran perguruan tinggi Islam negeri berpotensi memperluas pilihan pendidikan bagi lulusan sekolah menengah, meningkatkan pengembangan akademik, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

Di sisi lain, realisasi rencana tersebut akan bergantung pada hasil evaluasi, kelengkapan dokumen, serta keputusan pemerintah sesuai prosedur yang berlaku. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, yayasan, Kementerian Agama, dan pihak terkait menjadi faktor penting dalam mengawal tahapan berikutnya.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Pidie didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Drs. Samsul Azhar, M.AP.; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdakab Pidie Dr. Nadhar Putra, M.Si., selaku Ketua Tim Fasilitasi Penegerian Kampus Al-Hilal Sigli; Asisten III Jufrizal, S.Sos., M.Si.; Juru Bicara Bupati Pidie Andi Firdhaus, S.H., CPM; serta Ketua Yayasan PTI Al-Hilal Sigli beserta jajaran pengurus dan Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi salah satu tahapan penting dalam memperjuangkan penegerian Al-Hilal Sigli. Masyarakat kini menantikan tindak lanjut dari pemerintah pusat agar rencana menghadirkan perguruan tinggi Islam negeri di Kabupaten Pidie dapat diproses hingga memperoleh keputusan resmi.