Pidie – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta mengantisipasi potensi bencana banjir dan tanah longsor terus dilakukan jajaran TNI di wilayah. Personel Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie dipimpin Serma Arifuddin melaksanakan patroli keliling gampong sekaligus Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat di Gampong Lhok Keutapang, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Babinsa untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana, terutama memasuki kondisi cuaca yang dapat memicu banjir dan tanah longsor.
Dalam kesempatan itu, Serma Arifuddin mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar lahan sembarangan dan tetap waspada terhadap kemungkinan banjir maupun longsor. Jika menemukan kondisi yang membahayakan, segera laporkan agar dapat ditangani lebih cepat,” ujar Serma Arifuddin.
Menurutnya, pencegahan bencana bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai potensi permasalahan di wilayah dapat diketahui lebih dini dan ditindaklanjuti bersama.
Sementara itu, salah seorang warga, Ansari, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang secara langsung turun ke tengah masyarakat untuk memberikan imbauan dan mengingatkan warga agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan.
“Kami merasa terbantu dengan adanya Babinsa yang datang langsung dan mengingatkan masyarakat. Imbauan seperti ini penting agar warga lebih waspada dan bersama-sama menjaga lingkungan,” ungkap Ansari.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya dalam situasi ketika terjadi bencana, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan dan membangun kesadaran bersama demi menciptakan wilayah yang aman, tangguh, dan kondusif.










