Pidie – Pembangunan Jembatan Perintis di Desa Blang Dhot, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 12 persen, dengan tahapan pekerjaan memasuki pemasangan rangkaian besi Abutment dan Pier Wall pada titik A. Sabtu (07/11/2026)

Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, Sertu Muzakir, turut terlibat langsung membantu sekaligus mengawasi jalannya pembangunan bersama tim teknisi khusus dan masyarakat setempat.

Sertu Muzakir mengatakan, saat ini pekerjaan difokuskan pada pemasangan rangkaian besi Abutment dan Pier Wall sebagai bagian penting dari konstruksi struktur penyangga jembatan sebelum memasuki tahapan pekerjaan berikutnya.

“Alhamdulillah, hingga saat ini pembangunan jembatan telah mencapai progres sekitar 12 persen. Pekerjaan terus berjalan secara bertahap. Saat ini kami bersama tim teknisi sedang melaksanakan pemasangan rangkaian besi Abutment dan Pier Wall pada titik A. Kami akan terus mengawal dan membantu proses pengerjaan agar pembangunan berjalan lancar sesuai tahapan yang direncanakan,” ujar Sertu Muzakir.

Ia menambahkan, keterlibatan personel TNI bersama tim teknisi dan masyarakat merupakan bentuk sinergi serta semangat gotong royong dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.

Jembatan Perintis tersebut dirancang dengan panjang 30 meter, lebar 1,2 meter dan tinggi 5 meter. Sementara struktur Abutment memiliki panjang 5 meter, lebar 3 meter dan tinggi 1,2 meter.

Pembangunannya dilaksanakan secara bersama-sama oleh tim teknisi khusus, personel Kodim 0102/Pidie serta dibantu masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat pedesaan.

Jembatan tersebut merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia yang ditujukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah dan mempermudah akses masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian serta menjadi jalur penghubung antardusun di Desa Blang Dhot.

Dengan terbangunnya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga semakin lancar, akses menuju lahan pertanian menjadi lebih mudah, serta distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih efektif sehingga turut mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan tersebut menegaskan komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif membantu mengatasi kesulitan rakyat melalui kerja nyata, kepedulian dan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat.