PIDIE – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Anwar Sastra Putra, SH, bersama sejumlah anggota DPRK Pidie, mendatangi rumah duka almarhum Abzalul Riza, korban penembakan di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga korban yang tengah berduka.
Dalam kunjungan itu, turut hadir Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap keluarga korban atas tragedi berdarah yang terjadi di wilayah tersebut.
Di hadapan keluarga korban, Anwar Sastra Putra menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Abzalul Riza. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat tersebut.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Abzalul Riza. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Anwar.
Namun, kunjungan tersebut bukan sekadar menyampaikan belasungkawa. Ketua DPRK Pidie itu juga menegaskan komitmennya untuk mengawal penanganan kasus penembakan tersebut hingga memperoleh kejelasan hukum.
Menurutnya, peristiwa yang telah merenggut nyawa warga sipil itu harus mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Pengusutan harus dilakukan secara profesional, transparan, dan objektif agar seluruh fakta di balik kejadian dapat terungkap.
“Kami akan mengawal proses ini agar berjalan sebagaimana mestinya hingga tuntas. Jangan sampai keluarga korban dibiarkan tanpa kepastian. Kami berharap kasus ini diusut secara serius, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku sehingga keadilan dapat ditegakkan,” tegasnya.
Usai menyambangi rumah duka, rombongan Ketua DPRK Pidie bersama Bupati Pidie dan sejumlah anggota legislatif melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Tgk Abdullah Syafii. Mereka melihat langsung kondisi sejumlah korban lainnya yang masih menjalani perawatan medis akibat insiden penembakan di Kecamatan Tiro.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah dan DPRK Pidie terhadap para korban yang masih membutuhkan penanganan medis.
Anwar juga berharap seluruh korban luka segera pulih dan mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.
Ia menegaskan, selain memberikan perhatian kepada keluarga korban dan warga yang terluka, persoalan ini tidak boleh berhenti pada kunjungan belasungkawa semata. Proses hukum harus terus dikawal hingga penyebab kejadian, pihak-pihak yang bertanggung jawab serta seluruh fakta terkait peristiwa tersebut terungkap secara terang.
Masyarakat kini menantikan langkah konkret aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus penembakan di Tiro secara terbuka dan memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.











