BIREUEN – Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Kegiatan sosial tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 115 kantong darah yang siap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kamis (11/6/2026).

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia tahun ini berlangsung dengan nuansa berbeda. Selain menggelar aksi donor darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Bireuen juga menghadirkan layanan pemeriksaan mata gratis bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bireuen Edi Syahputra yang akrab disapa Edi Obama bersama istrinya Ny. Sri Selisna Devi Obama, Wakil Bupati Bireuen , para Ketua PMI kecamatan, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat yang turut mendonorkan darah.
Keunikan kegiatan tahun ini terletak pada hadirnya layanan pemeriksaan mata gratis yang diberikan oleh dr. Aulia Ramadhan. Fasilitas tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memberikan manfaat kesehatan tambahan di samping aksi donor darah.

Dalam kesempatan itu, Edi Obama mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk para awak media di Kabupaten Bireuen, untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, ketersediaan stok darah sangat penting untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah di rumah sakit.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk mendonorkan darah secara sukarela sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara PMI, Pemerintah Kabupaten Bireuen, organisasi masyarakat, serta tingginya antusiasme para pendonor sukarela.
Dengan adanya kegiatan donor darah ini, diharapkan dapat membantu pihak Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen dalam memenuhi kebutuhan darah, baik untuk pasien di RSUD dr. Fauziah maupun berbagai rumah sakit swasta lainnya di Kabupaten Bireuen.
Setiap tetes darah yang didonorkan merupakan harapan dan nafas kehidupan bagi saudara-saudara yang sedang berjuang melawan penyakit dan membutuhkan transfusi darah.
(Neng Juli)











