PIDIE – Deru mesin hand traktor memecah kesunyian persawahan Desa Bangkeh, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie. Di tengah hamparan sawah yang sedang dipersiapkan menghadapi musim tanam padi, Babinsa Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Sertu Marwan, turun langsung mengoperasikan hand traktor membantu petani mengolah lahan, Jumat (18/9/2026).

Tak hanya berdiri di pinggir sawah memberikan arahan, Sertu Marwan ikut memegang kendali mesin dan membajak lahan bersama petani. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Babinsa terhadap aktivitas pertanian masyarakat sekaligus dukungan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaannya.

Dengan mengoperasionalkan hand traktor secara langsung, Babinsa membantu petani mempercepat proses pengolahan tanah agar lahan lebih siap ditanami saat musim tanam tiba. Kehadiran Babinsa juga menjadi dorongan moril bagi petani untuk terus bersemangat menggarap lahan pertaniannya.

Petani Desa Bangkeh, Samsuri, mengaku senang dan mengapresiasi keterlibatan langsung Babinsa dalam mengolah sawah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa. Beliau tidak hanya datang melihat atau memberikan arahan, tetapi langsung turun ke sawah dan mengoperasikan hand traktor membantu kami. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin semangat mengolah lahan,” ujar Samsuri.

Sertu Marwan mengatakan, keterlibatan dirinya dalam mengoperasikan hand traktor merupakan bagian dari upaya membantu meringankan pekerjaan petani sekaligus mendukung persiapan musim tanam.

“Kami hadir untuk membantu sebisa mungkin. Ketika petani membutuhkan tenaga untuk mengolah lahan, kami siap turun langsung. Harapannya, lahan cepat selesai diolah dan petani dapat mempersiapkan musim tanam dengan baik,” kata Sertu Marwan.

Menurutnya, pendampingan terhadap petani bukan hanya sebatas komunikasi, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Babinsa akan terus berupaya mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

Aksi Sertu Marwan mengoperasikan hand traktor menjadi gambaran sederhana bagaimana kemanunggalan TNI dengan rakyat dibangun dari kedekatan dan kerja nyata. Bukan sekadar hadir di tengah petani, tetapi ikut bekerja, ikut mengolah tanah, dan ikut menumbuhkan semangat untuk menghasilkan pangan bagi masyarakat.