Sabang – Pemerintah Gampong Kuta Ateuh kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal melalui sektor pariwisata. Komitmen tersebut diwujudkan dengan diresmikannya BKP (Beach Kasih) Kupi & Kafe, destinasi wisata kuliner terbaru yang berdiri di kawasan Taman Pantai Kasih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Senin (29/6/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Keuchik Gampong Kuta Ateuh, Zulfan Bahri, S.E., bersama Camat Sukakarya, Nurmansyah Putra, S.STP. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, didampingi Staf Ahli TP PKK Kota Sabang, Ny. Hj. Erwani Meuthia, jajaran pengurus BUMG Gampong Kuta Ateuh, unsur TNI-Polri, perangkat gampong, tokoh masyarakat, perwakilan instansi pemerintah, pelaku UMKM, serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan momen peresmian.

Suasana semakin semarak dengan hadirnya berbagai papan bunga ucapan selamat dari sejumlah instansi, lembaga, dan elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap lahirnya destinasi wisata baru tersebut.
Berlokasi tepat di bibir Pantai Kasih, BKP Beach Kasih Kupi & Kafe menawarkan panorama laut lepas yang memanjakan mata. Pengunjung dapat menikmati semilir angin pantai, deburan ombak, serta keindahan matahari terbenam (sunset) yang menjadi salah satu pesona wisata di kawasan Ujung Barat Kilometer Nol Indonesia.

Tidak hanya menyajikan panorama alam yang eksotis, BKP Beach Kasih Kupi & Kafe juga menghadirkan beragam pilihan menu, mulai dari espresso berbasis mesin kopi, kopi saring khas Aceh, aneka minuman segar, mi instan, gorengan, hingga berbagai makanan ringan lainnya. Konsep tersebut menjadikan kafe ini sebagai tempat bersantai yang nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Dalam Keterangannya, Keuchik Gampong Kuta Ateuh, Zulfan Bahri, S.E., menegaskan bahwa kehadiran BKP Beach Kasih Kupi & Kafe bukan sekadar membuka usaha baru, tetapi menjadi bagian dari transformasi kawasan Pantai Kasih menjadi ruang publik yang produktif, aman, dan bernilai ekonomi.

“Dulu kawasan ini hanya dikenal sebagai Taman Pantai Kasih. Dalam perjalanannya, lokasi ini kerap disalahgunakan untuk aktivitas yang meresahkan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Gampong bersama BUMG berinisiatif mengubahnya menjadi kawasan wisata kuliner dan pusat UMKM agar memberi manfaat ekonomi sekaligus menghadirkan aktivitas positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Zulfan, pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menambah Pendapatan Asli Gampong (PAD Gampong) melalui pengelolaan usaha BUMG secara profesional.

Sementara itu, Camat Sukakarya, Nurmansyah Putra, S.STP., memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan Pemerintah Gampong Kuta Ateuh dalam mengembangkan potensi wisata berbasis masyarakat.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap lahirnya destinasi wisata berbasis gampong seperti ini. Selain mampu memperkuat ekonomi masyarakat, keberadaannya juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus menciptakan kawasan wisata yang bersih, sehat, aman, dan nyaman dikunjungi keluarga,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, yang menilai langkah Pemerintah Gampong Kuta Ateuh merupakan contoh nyata pembangunan dari tingkat gampong yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan, BKP Beach Kasih Kupi & Kafe berpotensi menjadi ikon baru wisata kuliner pantai di Kota Sabang.

“Pemerintah Kota Sabang sangat mendukung setiap inovasi yang lahir dari gampong. Kawasan seperti ini bukan hanya memperkuat sektor pariwisata dan UMKM, tetapi juga akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh citra Sabang sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, S.T., M.T., yang berharap kawasan tersebut terus dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan berbasis masyarakat dengan tetap mengedepankan aspek kebersihan, pelayanan, dan keberlanjutan.

Masyarakat Gampong Kuta Ateuh pun menyambut positif perubahan wajah Pantai Kasih yang kini berkembang menjadi kawasan wisata keluarga.

“Alhamdulillah sekarang kawasan ini jauh lebih tertata. Kami berharap tidak lagi dimanfaatkan untuk kegiatan yang bertentangan dengan norma agama maupun hukum. Kehadiran BKP Beach Kasih membuat Pantai Kasih lebih hidup, aman, nyaman, dan ramai oleh aktivitas positif masyarakat maupun wisatawan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Dengan memadukan keindahan panorama pantai, sajian kopi khas Aceh, kuliner lokal, serta suasana alam yang menenangkan, BKP Beach Kasih Kupi & Kafe diyakini akan menjadi magnet baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Sabang.

Lebih dari sekadar sebuah kafe, kehadiran BKP Beach Kasih menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah gampong, BUMG, pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam menghidupkan ruang publik menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Inovasi ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan PAD Gampong, memperkuat sektor pariwisata, serta menjadikan Pantai Kasih sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang membanggakan Kota Sabang di kawasan paling barat Indonesia.

-Mj Eric Karno