SABANG – Semangat kebersamaan, persatuan, dan optimisme pembangunan mewarnai Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kota Sabang yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRK Sabang, Rabu (24/6/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang Kota Sabang sejak diresmikan pada 24 Juni 1965 hingga memasuki usia ke-61 tahun. Momentum bersejarah ini tidak hanya menjadi ajang mengenang capaian pembangunan yang telah diraih, tetapi juga memperkuat tekad bersama untuk melanjutkan pembangunan menuju Sabang yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
Sidang paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRK Sabang, Ny. Magdalaina, didampingi Wakil Ketua I ,Albina,S.T.,M.T.,Wakil Ketua II DPRK Sabang,Indra Nasution, Sekretaris DPRK Sabang, Luthfi Muhammad Jamil.,S.E.,dalam kesempatan itu Kehadiran Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam bersama Wakil Wali Kota Drs.H. Suradji Junus, Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman, AP., M.Si., Ketua TP PKK Sabang,Ny.Nuri Farisal Zulkifli H.Adam,Staf Ahli TP PKK Sabang,Ny.Hj.Erwani Meuthia Suradji,Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sabang,Ny.Zikri Hayati Andri Nourman Dan unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, serta berbagai elemen masyarakat Kota Sabang.
Nuansa adat dan budaya Aceh turut memberi warna tersendiri dalam peringatan tersebut. Seluruh peserta mengenakan Pakaian Sipil Resmi (PSR) Modifikasi Aceh yang dipadukan dengan kain songket motif Bungong U, sebagai simbol penghormatan terhadap warisan budaya dan identitas daerah yang terus dijaga serta dilestarikan di Kota Sabang.
Dalam sambutannya, Ketua DPRK Sabang,Ny.Magdalaina menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah harus dimaknai sebagai ruang evaluasi sekaligus refleksi terhadap perjalanan pembangunan yang telah ditempuh selama enam dekade lebih. Menurutnya, semangat perjuangan para pendahulu harus terus diwarisi melalui kerja nyata, kolaborasi, dan pengabdian untuk kemajuan daerah.
“Usia ke-61 Kota Sabang menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam dalam pidatonya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT Kota Sabang sebagai energi baru dalam membangun daerah. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.
Menurut Wali Kota, Zulkifli H.Adam,Sabang memiliki berbagai potensi strategis yang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari sektor pariwisata, maritim, perdagangan, perikanan hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut harus terus dikembangkan secara terintegrasi dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai Kota Titik Nol Kilometer Indonesia, Sabang memiliki posisi yang sangat strategis. Dengan kerja sama dan sinergi seluruh pihak, kita optimistis Sabang mampu tumbuh sebagai destinasi wisata unggulan, pusat investasi, dan kawasan ekonomi yang semakin maju di wilayah paling barat Indonesia,” kata Zulkifli.
Momen haru dan penuh kebersamaan juga terlihat saat prosesi pemotongan kue ulang tahun HUT ke-61 Kota Sabang yang dilakukan secara simbolis. Prosesi tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih sekaligus harapan agar Sabang terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Sesi Photo Bersama antara pimpinan daerah, unsur Forkopimda, anggota DPRK, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta para undangan yang hadir sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam membangun Kota Sabang ke arah yang lebih baik.
Mengusung tema “Sabang Merajut Keberagaman dari Titik Nol Kilometer Indonesia”, peringatan HUT ke-61 Kota Sabang menjadi penegasan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat persatuan, serta mendorong percepatan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Dirgahayu Kota Sabang ke-61.
24 Juni 1965 – 24 Juni 2026
Sabang Merajut Keberagaman dari Titik Nol Kilometer Indonesia, Menyatukan Semangat, Menguatkan Persaudaraan, dan Menapaki Masa Depan yang Lebih Gemilang.
-Mj Eric Karno











