Pidie – Sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan tidur, Babinsa Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Sertu S. Damanik, bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lahan kosong milik desa yang akan dijadikan lahan produktif. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Blang Dalam, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Senin (22/06/2026).
Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk membersihkan semak belukar dan menyiapkan lahan agar dapat dimanfaatkan sebagai area pertanian yang produktif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk pendampingan sekaligus motivasi bagi warga dalam mengoptimalkan potensi lahan yang selama ini belum dimanfaatkan.
Keuchik Desa Blang Dalam, Armis, mengatakan bahwa lahan kosong milik desa perlu dikelola dengan baik agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung peningkatan produksi pangan.
“Saat ini lahan kosong milik desa harus kita garap agar menjadi produktif. Rencananya lahan ini akan ditanami jagung maupun tanaman palawija lainnya. Kami juga mendapat dukungan dan motivasi dari Babinsa yang terus mendorong masyarakat agar seluruh lahan milik gampong dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga memberikan nilai ekonomi bagi warga,” ujar Armis.
Sementara itu, Sertu S. Damanik menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan pertanian merupakan langkah positif dalam mendukung program swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Menurutnya, Babinsa akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan, termasuk membantu mendorong pemanfaatan lahan tidur agar menjadi lahan yang produktif dan bernilai ekonomi.
“Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, kita berharap lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat menjadi sumber produksi pangan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan di wilayah binaan,” ungkap Sertu S. Damanik.
Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan. Warga berharap lahan yang telah dibersihkan dapat segera ditanami sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian desa serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.










