PIDIE – Ketahanan pangan tidak cukup hanya menjadi program di atas kertas. Dibutuhkan keterlibatan nyata di lapangan. Hal itu ditunjukkan Babinsa Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Serma Taufik Maulana, yang turun langsung membantu petani mengolah lahan sawah untuk menghadapi musim tanam padi di Desa Pucok, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie.

Dengan terjun langsung ke lahan pertanian, Serma Taufik Maulana membantu Abdullah, salah seorang petani setempat, mempersiapkan dan mengolah tanah sebelum ditanami padi. Kehadiran Babinsa tersebut menjadi bentuk pendampingan langsung TNI kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong petani agar tetap produktif mengelola lahan pertanian.

Bagi Babinsa, persoalan pertanian bukan hanya menyangkut aktivitas petani sehari-hari, tetapi juga berkaitan erat dengan ketersediaan pangan masyarakat. Karena itu, pendampingan dilakukan dengan membangun komunikasi sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar pengelolaan lahan dilakukan secara optimal.

“Sebagai Babinsa, kami akan terus berusaha membantu dan mendampingi para petani. Semoga persiapan lahannya bagus, musim tanam kali ini berjalan lancar, dan hasil panennya nanti semakin meningkat,” ujar Serma Taufik Maulana.

Petani Apresiasi Babinsa Turun Langsung

Abdullah mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang tidak hanya memberikan imbauan, tetapi ikut turun langsung membantu pekerjaan di sawah.

Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan tambahan semangat bagi petani dalam mempersiapkan musim tanam. Dukungan seperti itu dinilai penting, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sinergi TNI dan masyarakat dapat dibangun melalui tindakan nyata. Babinsa tidak hanya hadir dalam kegiatan formal, tetapi juga ikut merasakan langsung aktivitas dan tantangan yang dihadapi warga di wilayah binaannya.

Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat Geumpang semakin meningkat. Lahan yang siap, petani yang bersemangat, serta pendampingan yang konsisten diharapkan menjadi kekuatan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.