Pidie – Menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta peran aktif seluruh elemen masyarakat. Hal tersebut disampaikan Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, Serma Habnu Irawan, saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Pulo Mesjid II, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Selasa (1/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serma Habnu Irawan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengajak para tokoh dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Menurutnya, hubungan yang harmonis di tengah masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. Oleh karena itu, komunikasi dan kepedulian antarwarga perlu terus dipelihara agar berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan cara yang baik serta mengedepankan kebersamaan.

“Persatuan harus kita jaga bersama mulai dari lingkungan gampong. Mari kita terus mempererat silaturahmi, saling menghargai, dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah kerukunan masyarakat,” ujar Serma Habnu Irawan.

Ia juga menekankan pentingnya peran perangkat desa dan tokoh-tokoh gampong dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan komunikasi yang baik antara masyarakat, perangkat desa, dan aparat kewilayahan, berbagai potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.

Sementara itu, M. Dahlan dan Safriadi, warga Desa Pulo Mesjid II, menyambut baik kegiatan Komsos tersebut. Keduanya menilai komunikasi langsung yang dilakukan Babinsa menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami sangat mendukung apa yang disampaikan Babinsa. Menjaga persatuan dan keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan silaturahmi dan komunikasi yang baik, insyaallah suasana di gampong tetap aman dan rukun,” ujar M. Dahlan dan Safriadi.

Kegiatan Komsos tersebut, Babinsa Koramil 16/Tangse terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong peran aktif perangkat desa dan tokoh masyarakat dalam menjaga persatuan, stabilitas, serta kondusivitas wilayah.