Pidie – Pembinaan teritorial tidak mengenal batas waktu. Ketika aktivitas masyarakat mulai beranjak tenang pada malam hari, komunikasi dan silaturahmi antara TNI dengan warga justru terus dijaga.
Hal itu ditunjukkan Danramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Kapten Czi Putut Ariyanto, bersama para Babinsa yang tetap melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa dan warga di Desa Pulo Mesjid, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Senin malam (19/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung secara sederhana dan penuh keakraban di bawah tenda, usai pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam suasana santai, Danramil bersama Babinsa tampak berbincang langsung dengan perangkat desa dan masyarakat, membahas berbagai hal terkait kondisi serta kehidupan masyarakat di wilayah binaan.
Komsoskegiatan formal, tetapi menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
Danramil 15/Tiro Kapten Czi Putut Ariyanto mengatakan, komunikasi dengan masyarakat harus terus dibangun kapan pun dan di mana pun, karena kedekatan dengan warga merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pembinaan teritorial.
“Tidak harus selalu dalam suasana resmi. Dengan duduk dan berbincang bersama masyarakat seperti ini, kita bisa mendengar langsung apa yang mereka rasakan, apa yang menjadi kendala dan apa yang perlu kita bantu. Inilah bagian dari pembinaan teritorial,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat harus mampu menciptakan rasa dekat dan nyaman, sehingga setiap persoalan yang berkembang di wilayah dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama melalui koordinasi dengan pemerintah desa serta unsur terkait.
Sementara itu, Geuchik Pulo Mesjid, Fakrudin, mengapresiasi perhatian dan kehadiran jajaran Koramil 15/Tiro yang tetap menyempatkan diri berkomunikasi dengan masyarakat meskipun kegiatan berlangsung hingga malam hari.
“Kami merasa senang karena TNI, khususnya Babinsa dan Danramil, selalu hadir dan mau berbaur dengan masyarakat. Komunikasi seperti ini membuat hubungan antara aparat dan warga semakin dekat,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pembinaan teritorial tidak hanya dilakukan melalui kegiatan-kegiatan resmi, tetapi juga melalui silaturahmi sederhana, komunikasi langsung dan kehadiran TNI di tengah kehidupan masyarakat.
Melalui Komsos yang dilakukan secara berkesinambungan, Koramil 15/Tiro terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memastikan komunikasi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa dan masyarakat tetap terjaga dalam menciptakan wilayah yang aman, kondusif dan harmonis.











