PIDIE – Kepedulian terhadap ulama tidak hanya diwujudkan melalui penghormatan, tetapi juga melalui kehadiran langsung saat mereka menghadapi ujian kesehatan. Hal tersebut ditunjukkan Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., yang membesuk tokoh agama Kabupaten Pidie, Abi Zailani Padang Tiji (H. Zailani), di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Rabu (28/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Dandim didampingi Danramil 02/Padang Tiji, Kapten Arm Nur Heri Siregar. Kehadiran jajaran TNI itu menjadi bentuk perhatian dan dukungan moril kepada Abi Zailani yang tengah menjalani perawatan medis akibat gangguan penyempitan saraf.
Abi Zailani diketahui telah menjalani perawatan di RSUZA Banda Aceh sejak Rabu (21/10/2026). Di tengah proses pengobatan tersebut, kunjungan Dandim 0102/Pidie tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap sosok ulama yang selama ini memiliki peran penting dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.
Abi Zailani merupakan pimpinan Dayah Ma’had Ulum Al-Fikriyah Al-Aziziyah yang berlokasi di Desa Blang Bawang, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Melalui kiprahnya di bidang pendidikan Islam, ia menjadi salah satu tokoh yang berkontribusi dalam pembinaan keagamaan dan pengembangan pendidikan dayah di tengah masyarakat.
Dandim: Ulama Memiliki Peran Penting dalam Kehidupan Masyarakat
Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa menjenguk orang sakit merupakan wujud empati, kepedulian, dan penghormatan terhadap sesama, terlebih kepada tokoh agama yang telah mengabdikan diri dalam membimbing umat.
“Silaturahmi ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada Abi Zailani yang sedang menjalani perawatan. Beliau adalah tokoh agama yang memiliki peran penting dalam membimbing kehidupan spiritual masyarakat. Kami berharap kehadiran ini dapat memberikan semangat dan dukungan moril agar beliau tetap tabah serta segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Menurut Dandim, hubungan antara TNI dan ulama tidak cukup hanya dibangun melalui komunikasi formal, tetapi juga perlu diperkuat dengan kepedulian nyata, kebersamaan, dan penghormatan terhadap peran masing-masing dalam kehidupan bermasyarakat.
Ulama memiliki peran strategis dalam membina akhlak, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menjaga keharmonisan sosial. Sementara itu, TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui berbagai bentuk kepedulian sosial.
Karena itu, silaturahmi seperti ini dinilai penting untuk terus memelihara hubungan harmonis antara TNI, ulama, dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pidie.
Doa dan Dukungan untuk Kesembuhan Abi Zailani
Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga menyampaikan harapan agar Abi Zailani segera pulih dan dapat kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala.
“Kami memohon doa agar Abi Zailani segera diberikan kesembuhan. Semoga Allah SWT mengangkat penyakit beliau, memberikan kekuatan dan ketabahan, serta melancarkan seluruh proses pengobatannya,” tutur Letkol Inf Abdul Hadi.
Kunjungan ini sekaligus menjadi pesan bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Kehadiran, perhatian, dan doa dapat menjadi dukungan berarti bagi seseorang yang tengah menghadapi ujian kesehatan.
Di tengah kesibukan menjalankan tugas, kepedulian terhadap ulama dan masyarakat menjadi salah satu wujud nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Hubungan yang terpelihara melalui silaturahmi dan rasa saling menghormati diharapkan terus memperkuat persatuan, ketenteraman, serta kehidupan sosial yang rukun dan damai di Kabupaten Pidie.
Doa terbaik menyertai kesembuhan Abi Zailani. Semoga segera pulih, kembali beraktivitas, dan terus memberikan kontribusi bagi umat dan masyarakat.











