Pidie Jaya – Dengan mengandalkan tenaga dan semangat gotong royong, personel Kodim 0102/Pidie bersama para pekerja terus mempercepat pembangunan jembatan perintis di Desa Alue Sane, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Memasuki tahap pengecoran lantai pondasi pilon, pekerjaan dilakukan secara manual dengan menggunakan gerobak sorong untuk mengangkut material menuju titik pengecoran.

Di bawah pengawasan personel Kodim 0102/Pidie, pembangunan jembatan yang berada di wilayah Koramil 20/Bandar Dua tersebut terus dikerjakan secara bertahap. Keterbatasan akses dan kondisi medan tidak menyurutkan semangat personel bersama pekerja untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat.

Personel Kodim 0102/Pidie yang terlibat dalam pengawasan sekaligus pengerjaan di lapangan menjelaskan bahwa pengecoran lantai pondasi pilon saat ini dilaksanakan secara manual. Material beton harus diangkut menggunakan gerobak sorong karena kondisi lokasi membutuhkan penanganan khusus.

Keterlibatan personel TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya untuk membuka akses dan mempermudah mobilitas warga menuju kawasan perkebunan.

Bagi masyarakat Desa Alue Sane, keberadaan jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan harapan lama yang segera terwujud. Selama ini, warga harus menghadapi kesulitan ketika menuju kebun, bahkan harus menerobos aliran sungai untuk membawa hasil pertanian.

Zulkifli, salah seorang petani setempat, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan tersebut sangat dinantikan masyarakat karena akan memberikan kemudahan dan keamanan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami sangat berharap pembangunan jembatan ini berjalan lancar tanpa kendala dan segera selesai, sehingga masyarakat bisa lebih mudah menuju kebun serta mengangkut hasil panen tanpa harus lagi menerobos sungai,” ungkap Zulkifli.

Pembangunan jembatan perintis ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat. Selain memperlancar aktivitas warga, keberadaannya juga diharapkan mampu mendukung produktivitas pertanian dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Keterlibatan langsung personel di lapangan, Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan wilayah serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan untuk menghadirkan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh rakyat.