Pidie – Menyikapi insiden kebakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan, sinergitas aparat keamanan di Kecamatan Tangse terus diperkuat. Personel Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie Sertu Iskandar bersama Bhabinkamtibmas Polsek Tangse melaksanakan anjangsana ke desa binaan untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, Minggu (23/08/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Iskandar bersama Bhabinkamtibmas mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan dari pembakaran lahan secara sembarangan. Kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar dapat memicu api meluas dan berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membersihkan atau membuka lahan dengan cara membakar. Selain dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, asap juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat,” ujar Sertu Iskandar.
Ia menambahkan, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat. Warga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bagian dari upaya preventif aparat keamanan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan.
Melalui edukasi dan komunikasi secara langsung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya Karhutla, khususnya di wilayah Kecamatan Tangse, dapat dicegah sejak dini.
Sinergitas TNI-Polri bersama masyarakat juga diharapkan terus terjaga dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih dan nyaman bagi seluruh warga.











