1-Pena,com – Bireuen : Peringatan Haul Habib Bugak (Habib Abdurrahman) bin Alwi Al- Hasbijk} ke 217 digelar untuk mengenang jasa besar ulama dan diplomat kharismatik asal Aceh .

Pelaksanaan Haul Habib Bugak dilaksanakan 27 September 2026 yang berlokasi Kompleks Makan Habib Bugak Al- Asyi Di gampong Pante Sidom Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen.y

Peserta haul yang hadir tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Aceh, tetapi juga dari luar daerah dan luar negeri. Fari Banda Aceh Hadir Keoala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan “Sejumlah keluarga dan keturunan Habib Bugak yang berada di Malaysia, Singapura, Jakarta, serta sejumlah daerah lainnya turut berkesempatan

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan santunan secara langsung kepada anak-anak yatim yang telah berbaris di lokasi acara. Seorang Habib mengenakan Jubah Hijau dan serban putih menyerahkan amplop santunan kepada para penerima.

Salah seorang panitia mengatakan, pemberian santunan merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya meneladani akhlak Habib Bugak Aceh yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap anak yatim semasa hidupnya.

“Haul ini bukan hanya mengenang, tapi juga berbagi. Semoga berkah Habib Bugak mengalir untuk kita semua,” ujar panitia.

Terlihat , ratusan jamaah tampak memenuhi komplek makam. Mayoritas jamaah merupakan santri yang mengenakan pakaian putih dan duduk mengelilingi makam sambil melantunkan tahlil dan doa.

Di lokasi kegiatan juga terpasang spanduk bertuliskan “Selamat & Sukses Memperingati Haul Habib Abdurrahman Bin Alwi Al Habsyie (Habib Bugak Aceh)”.

Habib Bugak Aceh dikenal sebagai ulama, penyebar Islam sekaligus sosok dermawan dari Aceh. Namanya juga lekat dengan sejarah wakaf yang diperuntukkan bagi kepentingan umat Islam di Masjidil Haram.

Peringatan haul kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para habaib dan ulama yang hadir. Doa ditujukan agar masyarakat Bireuen dan Aceh secara umum senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan dari Allah S.W T.

Nama Habib Abdurrahman bin Alwi Al-Habsyi atau lebih dikenal sebagai Habib Bugak tidak dapat dipisahkan dari sejarah wakaf Baitul Asyi di Makkah, Arab Saudi. Wakaf yang telah berusia lebih dari dua abad tersebut hingga kini masih memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh, khususnya jemaah haji asal Aceh

Neng Juli